Langsung ke konten utama

PAHLAWAN NASIONAL DARI TANAH BATAK


Sisingamangaraja XII

Sisingamangaraja XII
Sisingamangaraja XII merupakan Pahlawan Nasional Indonesia sejak tanggal 9 November 1961 berdasarkan SK Presiden RI No 590/1961. Sisingamangaraja XII lahir di Bakara tanggal 18 Februari 1845 dan meninggal dunia di Dairi tanggal 17 Juni 1907.
Sisingamangaraja XII nama kecilnya adalah Patuan Bosar, yang kemudian digelari dengan Ompu Pulo Batu. Ia juga dikenal dengan Patuan Bosar Ompu Pulo Batu, naik tahta sebagai raja Toba pada tahun 1876 menggantikan ayahnya Sisingamangaraja XI yang bernama Ompu Sohahuaon, selain itu ia juga disebut juga sebagai raja imam.


Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution

Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution
Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution merupakan Pahlawan Nasional Indonesia. Tentara berdarah Batak ini lahir di Kotanopan, Sumatera Utara tanggal 3 Desember 1918 dan meninggal di Jakarta tanggal 6 September 2000.
Dia merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya, Lettu Pierre Tendean.

Adam Malik Batubara

Adam Malik Batubara
Adam Malik Batubara merupakan Pahlawan Nasional Indonesia sejak tanggal 6 November 1998 berdasarkan Keppres Nomor 107/TK/1998.
Dia lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara tanggal 22 Juli 1917 dan meninggal di Bandung, Jawa Barat tanggal 5 September 1984.
Adam Malik adalah mantan Menteri Indonesia pada beberapa departemen, antara lain ia pernah menjabat menjadi Menteri Luar Negeri. Ia juga pernah menjadi Wakil Presiden Indonesia yang ketiga

Ade Irma Suryani Nasution

Ade Irma Suryani Nasution
Ade Irma Suryani Nasution merupakan Pahlawan Nasional Indonesia, yang lahir tanggal 19 Februari 1960 dan meninggal tanggal 6 Oktober 1965.
Dia adalah putri dari Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution, yang menjadi sasaran pada Gerakan 30 September 1965. Ade yang berumur 5 tahun tertembak ketika berusaha menjadi tameng ayahandanya.


Mayjen TNI Anumerta D.I Panjaitan


Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan atau yang kerap disebut sebagai D.I. Panjaitan merupakan Pahlawan Revolusi/Pahlawan Nasional Indonesia.
D.I. Panjaitan lahir di Balige, Sumatera Utara tanggal 19 Juni 1925 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta pada 1 Oktober 1965.
Dia adalah satu dari tujuh jenderal yang menjadi korban Gerakan 30 September 1965.


Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting

Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting
Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting merupakan Pahlawan Nasional Indonesia setelah diangkat oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 November 2014 lalu.
Dia seorang tokoh pejuang kemerdekaan menentang pemerintahan Hindia Belanda di Tanah Karo.
Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara tanggal 12 Januari 1921 dan meninggal di Ottawa, Kanada tanggal 23 Oktober 1974.

FL. Tobing

FL. Tobing
Ferdinand Lumbantobing atau sering dikenal sebagai FL Tobing merupakan Pahlawan Nasional Indonsia.
Dia pernah menjabat beberapa jabatan penting seperti Menteri Penerangan dan Menteri Kesehatan (ad interim). Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.
FL Tobing lahir di Sibuluan, Sibolga, Sumatera Utara tanggal 19 Februari 1899 dan meninggal di Jakarta tanggal 7 Oktober 1962.


Kiras Bangun

Kiras Bangun
Kiras Bangun adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia setelah dianugerahi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 November 2005.
Ulama ini dikenal dengan jasanya menggalang kekuatan lintas agama di Sumatera Utara dan Aceh untuk menentang penjajahan Belanda. Kerjasama yang digalang tersebut menghasilkan pasukan yang disebut pasukan Urung yang beberapa kali terlibat pertempuran dengan Belanda di Tanah Karo.
Kiras Bangun lahir tahun 1852 di Kampung Batu Karang, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dan meninggal tanggal 22 Oktober 1942.

KH Zainul Arifin Pohan

KH Zainul Arifin Pohan
Zainul Arifin atau nama lengkap Kiai Haji Zainul Arifin Pohan merupakan Pahlawan Nasional Indonesia.
Dia pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri Indonesia, ketua DPR-GR, dan politisi Nahdlatul Ulama (NU).
Zainul lahir di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tanggal 2 September 1909 dan meninggal di Jakarta tanggal 2 Maret 1963.

Letjen TNI (Purn) TB Simatupang

Letjen TNI (Purn) TB Simatupang
Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang atau yang lebih dikenal dengan nama T.B. Simatupang merupakan Pahlawan Nasional Indonesia sejak ditetapkan pada 8 November 2013 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
TB Simatupang lahir di Sidikalang, Sumatera Utara, 28 Januari 1920 dan meninggal di Jakarta pada 1 Januari 1990 (69 tahun) dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. 
Selain sebagai tokoh militer, TB Simatupang juga dikenal sebagai tokoh gereja di Indonesia. Saat ini namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan besar di kawasan Jakarta Selatan.




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JENIS - JENIS ULOS BATAK YANG MULAI LANGKA..

Berikut Jenis Ulos Batak Beserta Gambarnya Dan Fungsinya Kain Ulos telah menjadi bagian kebudayaan masyarakat Batak, sejak zaman dulu hingga detik ini.Ulos juga menjadikhas Sumatera Utara.Salah satu tempat untuk melihat pembuatan kain ulos adalah di Pulau Samosir, yang berada di tengah-tengah Danau Toba bukan hanya disitu saja kita juga bisa melihat pembuatan ulos di Tomok,Parapat,Balige.Kini ulos memiliki fungsi simbolik untuk berbagai hal dalam segala aspek kehidupan orang Batak. ulos menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan adat suku Batak. Mangulosi, adalah salah satu hal yang teramat penting dalam adat Batak. Mangulosi  berarti memberikan ulos. Mangulosi bukan sekadar pemberian hadiah biasa, karena ritual ini mengandung arti yang cukup dalam. Mangulosi melambangkan pemberian restu, curahan kasih sayang, harapan dan kebaikan-kebaikan lainnya. Dalam ulos Batak sangat banyak jenis jenisnya serta berbeda fungsinya ada ulos untuk mening...